Tampilkan postingan dengan label Sosial Dan Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Dan Budaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Januari 2011


Dinas Sosial Samarinda, Siap Pulangkan GepengOleh : hms9
 Samarinda-Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Samarinda, Senin (8/11) kembali  menampung empat orang gelandangan dan pengemis (Gepeng), hasil razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Keempat pelaku penyakit sosial masyarakat itu, rencananya akan di pulangkan ke daerah asalnya, yakni tiga pengemis asal Sumenep (Jatim) dan satu lagi dari Banjarmasin.
”Pada dasarnya Dinas kesejahteraan sosial Samarinda, siap memulangkan para gepeng yang tertangkap razia, mengenai anggaran uang tiket sudah disiapkan,” kata Kabid  Rehabilitasi Tuna Sosial (Dinkesos) Samarinda, Dra Lily Dya Norirnawati,  di ruang kerjanya ,Senin (811) .
            Menurutnya sebelum dipulangkan kedaerah asalnya, mereka ditampung dan  diperlakukan secara manusiawi. Misalnya,  diberi makan tiga kali dan fasilitas MCK juga sangat layak, yang di pakai para pegawai.
            Biasanya para gepeng dipulangkan dengan KM Binaiya dari pelabuhan Samarinda. Namun sebelumnya mereka dititipkan dengan security kapal. Sesampainya didaerah tujuan mereka kembali di data oleh petugas sosial Surabaya, yang sebelumnya telah dikontak oleh petugas Dinkessos Samarinda. Tujuannya untuk menghindari jangan sampai para pengemis kembali lagi ke Samarinda.
            Diungkapkannya sebab pernah terjadi sebelum  bulan Ramadhan, ketika mereka  sampai di Batu licin (Kalsel) para gepeng kembali lagi ke Samarinda. Bahkan ada yang mengaku mereka naik pesawat alasannya mengemis di kota Tepian  sangat menjanjikan satu hari bisa mendapatkan Rp 100 ribu.
            Menurut Lily Dya Norirnawati,dengan sistim pengawasan sangat ketat melibatkan petugas di Surabaya, para gepeng tidak mudah kembali dan yang tertangkap adalah wajah-wajah baru. ”Rata-rata  para gepeng tidak mau mengaku siapa koordinatornya, mereka tetap tutup mulut,  mereka mengaku datang sendiri ke kota Samarinda,” katanya.
            Sekadar diketahui, pihak  Dinas Kesjahteraan Sosial menjelang bulan  Ramadhan lalu telah memulangkan para gepeng sebanyak 52 orang.(hms9)

Suku Bangsa

Tarian dari warga Suku Dayak Kenyah.
Kalimantan Timur memiliki beberapa macam suku bangsa. selama ini yang dikenal oleh masyarakat luas, padahal selain dayak ada 1 suku yang juga memegang peranan penting di Kaltim yaitu suku Kutai. Suku Kutai merupakan suku melayu asli Kalimantan Timur, yang awalnya mendiami wilayah pesisir Kalimantan Timur. Lalu dalam perkembangannya berdiri dua kerajaan Kutai, kerajaan Kutai Martadipura yang berdiri lebih dulu dengan rajanya Mulawarman, lalu berdiri pula belakangan kerajaan Kutai Kartanegara yang kemudian menaklukan Kerajaan Kutai Martadipura, dan lalu berubah nama menjadi kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Di Kalimantan Timur terdapat juga banyak suku suku pendatang dari luar, seperti Bugis, Jawa dan Makassar. Bahasa Jawa dan Bahasa Bugis adalah dua dari banyak bahasa daerah yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan Timur. Suku Bugis banyak mendiami Kalimantan, Samarinda, Sangatta dan Bontang. Sedangkan suku Jawa banyak mendiami Samarinda dan Balikpapan.
Bahasa Daerah
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Bahasa daerah di Kalimantan Timur
Bahasa-bahasa daerah di Kalimantan Timur merupakan bahasa Austronesia dari rumpun Malayo-Polynesia, diantaranya adalah Bahasa Tidung,Bahasa Banjar, Bahasa Berau dan Bahasa Kutai. Bahasa lainnya adalah Bahasa Lundayeh.
Pariwisata, Seni dan Budaya
Lagu Daerah
  • Burung Enggang (bahasa Kutai)
  • Meharit (Bahasa Kutai)
  • Sabar'ai-sabar'ai (Bahasa Banjar)
  • Anjat Manik (Bahasa Berau Benua)
  • Bebilin (Bahasa Tidung)
  • Andang Sigurandang (Bahasa Tidung)
  • Bedone (Bahasa Dayak Benuaq)
  • Ayen Sae (Bahasa Dayak)
  • Sorangan (Bahasa Banjar)
  • Lamin Talunsur (Bahasa Kutai)
  • Buah Bolok (Bahasa Kutai)
  • Aku Menyanyi (Bahasa Kutai)
  • Sungai Kandilo (Bahasa Pasir)
  • Rambai Manguning (Bahasa Banjar)
  • Ading Manis (Bahasa Banjar)
  • Indung-Indung (Bahasa Melayu Berau)
  • Basar Niat (Bahasa Melayu Berau)
  • Berampukan (Bahasa Kutai)
  • Undur Hudang (Bahasa Kutai)
  • Kada Guna Marista (Bahasa Banjar)
  • Tajong Samarinda (Bahasa Kutai)
  • Citra Niaga (Bahasa Kutai)
  • Taman Anggrek Kersik Luwai
  • Ne Poq Batangph
  • Banuangku
  • Kekayaan Alam Etam (Bahasa Kutai)
  • Mambari Maras (Bahasa Banjar)
  • Kambang Goyang (Bahasa Banjar)
  • Apandang Jakku
  • Keledung
  • Ketuyak
  • Jalung
  • Antu
  • Mena Wang Langit
  • Tung Tit
  • To Kejaa
  • Ting Ting Nging
  • Endut-Endut
  • Enjung-Enjung
  • Julun Lajun
  • Sungai Mahakam
  • Samarinda Kota Tepian (Bahasa Kutai)
  • Jagung Tepian
  • Kandania
  • Sarang Kupu
  • Adui Indung
  • Nasi Bekepor (Bahasa Kutai)
  • Nasib Awak
  • Tenau
  • Luwai
Seni Suara
  • Bedeguuq (Dayak Benuaq)
  • Berijooq (Dayak Benuaq)
  • Ninga (Dayak Benuaq)
  • Enluei (Dayak Wehea
Seni Berpantun
  • Perentangin (Dayak Benuaq)
  • Ngelengot (Dayak Benuaq)
  • Ngakey (Dayak Benuaq)
  • Ngeloak (Dayak Benuaq)
Agama
Masyarakat di Kalimantan Timur menganut berbagai agama yang diakui di Indonesia, yaitu:
Seni dan Budaya
Musik
Tarian
  • Tarian Bedewa dari suku Tidung (Kabupaten Nunukan)
  • Tarian Iluk Bebalon dari suku Tidung (Kota Tarakan)
  • Tarian Besyitan dari suku Tidung (Kabupaten Malinau)
  • Tarian Kedandiu dari suku Tidung (Kabupaten Bulungan)
  • Tarian Gantar dari Suku Dayak Benuaq
  • Tarian Ngeleway dari Suku Dayak Benuaq
  • Tarian Ngerangkaw dari Suku Dayak Benuaq
  • Tarian Kencet dari Suku Dayak Kenyah
  • Tarian Datun dari Suku Dayak Kenyah
  • Tarian Hudoq dari Suku Dayak Wehea
  • Tarian Kejien dari Suku Dayak Wehea
  • Belian
  • Tarian Jepin Ujang Bentawol Suku Tidung (Kota Tarakan)
Penyembuhan Penyakit
Tolak Bala/Hajatan/Selamatan
Perkawinan
Senjata Tradisional


Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by Urban Designs